Banyak dari kita yang terlalu lama terjebak dalam rencana tanpa pernah berani melangkah sedikitpun. Padahal, salah satu kunci kesuksesan adalah berani menjadi orang "Nekat". Tentu bukan nekat tanpa perhitungan, melainkan nekat yang didasari keberanian untuk mencoba hal baru agar bisa menjadi hebat, seperti yang sering ditekankan oleh Warren Buffett. Dalam postingan kali ini, kita akan membedah prinsip utama sang investor legendaris tersebut dalam memulai apa pun. Bagaimana caranya?
- Memahami risiko, bukan menghindari risiko.
Risiko itu jelas ada dalam setiap langkah bisnis maupun investasi. Namun, risiko bisa diminimalisir dengan cara memahami apa yang kita beli atau apa yang kita kerjakan. - Memulai Sejak Dini & Bangun Konsistensi.
Semakin lama sebuah bisnis atau investasi berjalan, bisnis itu akan terus berkembang melalui efek bunga berbunga (compounding effect). Ingatlah bahwa kekayaan dan keberhasilan dibangun dengan konsistensi, bukan sekadar kecepatan sesaat. - Berpikir Jangka Panjang (Long-Term Mindset).
Hindari keputusan yang didasari oleh emosi sesaat atau sekadar ikut-ikutan tren istilah sekarang (FOMO). Fokuslah pada nilai jangka panjang dari apa yang sedang kita bangun. - Memanfaatkan momentum.
Gunakan momen penurunan pasar atau kepanikan orang lain sebagai peluang. Saat orang lain takut, itulah waktu yang tepat untuk membeli aset berkualitas dengan "harga diskon". - Investasi dibidang yang kita pahami.
Selalu pahami alur bisnisnya. Cara terbaik untuk aman dalam berinvestasi adalah masuk ke perusahaan atau bidang yang memang Anda kuasai industrinya.
Itulah tips dari si investor legendaris, baca juga investasi terbaik ke diri sendiri. "Prinsip inilah yang saya terapkan dalam membangun ekosistem digital saya ini, mulai dari mengelola Afiliasi Indibiz, memilih instrumen Properti di Malang, hingga menciptakan metode belajar bagi anak-anak di Math Reality. Semuanya dimulai dari keberanian untuk mencoba hal baru dan konsistensi untuk memolesnya setiap hari. Jadi, apa yang Anda tunggu? Mulailah sekarang sebelum terlambat.
Salam Hangat,
ARIF RAMADHAN
Pengembang Blog | Math Reality

Comments